Kang Richo Dianto merupakan seorang pegawai di Pemerintahan Kota Batam yang berani mengambil resiko untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan passion sebenarnya. Ia menjadi pegawai seperti yang di inginkan orang tuanya, tetapi akhirnya ia memilih untuk masuk ke dunia bisnis Showroom mobil dan trading forex.

Berbekal keinginan nya, ia mampu membuat bisnisnya berjalan lancar, tetapi setelah beberapa bulan ternyata kasus showroom nya itu terbelit kasus dokumen mobil bodong sehingga membuat mobilnya harus disita. Saat itulah ia mengalami kesulitan besar karena hutang yang timbul dari Showroom mobil tersebut.

Akhirnya ia mendalami bisnis trading forex tersebut hingga berhasil menjadi seorang master trading dengan asset 22 M hanya dalam waktu 1 tahun saja. Seiring berjalan nya waktu, Kang Richo Dianto ini membuka bisnis kampus dengan teman nya dan berjalan lancar.

Di titik tersebut ia mulai merasa tidak nyaman dengan kehidupan yang serba kecukupan tetapi hatinya selalu merasa gelisah. Akhirnya ia resign dari kantor pemerintahan Batam tersebut dan akhirnya Kang Richo Dianto ingin menemui guru-gurunya di pesantren dulu.

Guru nya kebetulan ada di Makkah sehingga Kang Richo Dianto menyusul gurunya ke sana dan belajar ilmu agama lebih dalam untuk menemukan tujuan hidup sebenarnya. Setelah ia mendalami ilmu, ternyata perasaan nya lebih tenang dan pulang ke Jakarta untuk memulai bisnis property yang sebenarnya sangat ia inginkan sejak dulu.

Ia bertemu dengan seorang partner yang ingin membangun bisnis property juga, ia menggunakan uang sebanyak 22 M dari hasil trading dan investasi teman nya. Tetapi ternyata partner tersebut menghilang entah kemana dan membawa uang sebanyak 22 M tersebut.

Setelah merasa ditipu, akhirnya uang tabungan Kang Richo Dianto tinggal 1 M saja, dan digunakan untuk menyewa intel untuk melacak keberadaan teman yang sudah menipu Kang Richo Dianto. 1 Tahun kemudian, akhirnya Kang Richo Dianto berhasil menemukan orang tersebut, tetapi nyatanya ia tidak bisa mendapatkan kembali uang sebanyak 22 M tersebut.

Dalam waktu 1 tahun uang tersebut sudah habis, dan ternyata itu digunakan untuk berbagai pihak yang mungkin bisa menjamin kehidupan nya aman di Malaysia. Akhirnya Kang Richo Dianto pulang dengan tangan kosong dan mulai berpikir kenapa setelah pulang dari Makkah untuk belajar agama justru uang hasil trading nya ludes dalam sekejap.

2011 – 2012 Kang Richo Dianto kembali menekuni bisnis trading forex kembali untuk mengikis hutang, tetapi di tahun 2014 ia lelah dengan bisnis tersebut dan berhenti dari bisnis tersebut. Akhirnya ia bertemu dengan teman nya dan Kang Richo Dianto belajar tentang apa itu Riba? Karena ternyata setelah dipikirkan kembali Trading forex yang dilakukan nya selama ini mengandung Riba.

Saat ini bisnis kampus Kang Richo Dianto sudah berjalan lebih lancar dan ia berhasil membangun bsinis consulting dengan nama PT. Hijrah Solusi Muamalah dengan aktivitas training leadership motivasi. Setelah direnungi ternyata Allah memang membuka jalan Kang Richo Dianto untuk tidak terlibat dalam bisnis riba kembali sehingga semua uang yang di dapatkan dari Bisnis trading Forex tersebut di ambil secara paksa dalam waktu sekejap saja.

Sekarang dengan mengawali bisnis baru, Kang Richo Dianto juga mampu membangun bisnis property bersama rekan nya dan berjalan lancar juga. Bisnis rumah syari’ah tanpa riba yang pastinya lebih berkah dibanding bisnis rumah biasanya.

Comments

comments